POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA

RISKA FADILASARI ; 2CD

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 28 April 2015

SISTEM KENDALI

PENGANTAR SISTEM KENDALI

Deskripsi
Bab ini memberikan gambaran secara umum mengenai sistem kendali,
definisi-definisi, pengertian sistem kendali lingkar tertutup dan sistem kendali lingkar
terbuka, pengelompokkan sistem kendali, prinsip-prinsip sistem kendali serta komponenkomponen
sistem kendali.

Objektif : Memahami bab ini akan menjadi bekal yang penting untuk memahami sistem
kendali secara keseluruhan

1.1 Pendahuluan
Sistem kendali merupakan bagian yang terintegrasi dari sistem kehidupan modern
saat ini. Sebagai contoh : kendali suhu ruang, mesin cuci, robot, pesawat, dan lain
sebagainya. Manusia bukan satu-satunya pembuat sistem kendali otomatis. Justru secara alami telah ada, baik di tubuh manusia itu sendiri maupun di alam semesta. Sebagai
contoh: pankreas yang mengendalikan kadar gula dalam darah. Mekanisme berkeringat
ketika kepanasan untuk mempertahankan suhu tubuh. Pergerakan mata saat melihat
sesuatu. Peredaran seluruh benda di angkasa. Dengan sistem kendali memungkinkan
variabel yang ingin dikendalikan dapat mencapai nilai yang diinginkan dengan mekanisme umpan balik dan pengendalian. Dengan sistem kendali memungkinkan adanya sistem yang stabil, akurat, dan tepat waktu. Sistem kendali dapat dirancang melakukan pengendalian secara otomatik. Di industri banyak dijumpai aplikasi sistem ini menggunakan ‘Programmable Logic Controller’.
Sistem kendali dapat dikatakan sebagai hubungan antara komponen yang membentuk

sebuah konfigurasi sistem, yang akan menghasilkan tanggapan sistem yang diharapkan. Jadi harus ada yang dikendalikan, yang merupakan suatu sistem fisis, yang biasa disebut dengan kendalian (plant).


Masukan dan keluaran merupakan variabel atau besaran fisis. Keluaran merupakan hal
yang dihasilkan oleh kendalian, artinya yang dikendalikan, sedangkan masukan adalah yang mempengaruhi kendalian, yang mengatur keluaran. Kedua dimensi masukan dan
keluaran tidak harus sama.

1.2 Definisi – Definisi
Beberapa Definisi
·         Sistem : kombinasi beberapa komponen yang bekerja secara bersama-sama dan
membentuk suatu tujuan tertentu.
·         Proses (alamiah) : suatu urutan operasi yang kontinu atau suatu perkembangan yang dicirikan oleh urutan perubahan secara perlahan yang terjadi tahap demi tahap dengan cara yang relatif tetap dan memberikan suatu hasil atau akhir.
·         Proses (artifisial) : operasi yang dilakukan secara berkesinambungan yang terdiri
dari beberapa aksi yang dikendalikan atau pergerakan yang secara sistematik
diarahkan pada suatu hasil atau akhir.
·         Plant : dapat berupa bagian suatu peralatan yang berfungsi secara bersama-sama
untuk membentuk suatu operasi tertentu.
·         Gangguan : suatu sinyal yang cenderung mempengaruhi (secara acak) nilai output
suatu sistem: gangguan internal dan eksternal.
·         Sistem kendali umpan balik (feedback control system) : sistem kendali yang
mempunyai elemen umpan balik, yang berfungsi untuk mengamati keluaran yang
terjadi untuk dibandingkan dengan masukannya (yang diinginkan). Sistem kendali
kadang dibedakan menjadi dua kelas. Jika tujuan sistem kendali untuk
mempertahankan variabel fisik pada beberapa nilai yang konstan dengan adanya
gangguan-gangguan, disebut sebagai pengatur (automatic regulating system).
Contohnya adalah sistem kendali suhu dan lain-lain. Jenis yang kedua adalah system kendali posisi atau servo mekanisme (servomechanism), yaitu sistem yang digunakan untuk mengendalikan posisi atau pergerakan mekanis, seringkali
digunakan untuk menggambarkan sistem kendali dengan variabel fisik yang harus
mengikuti atau melacak, dalam fungsi waktu yang diinginkan. Contohnya adalah
gerakan lengan robot dan lain-lain.
·         Sistem kendali proses (process control system) : sistem kendali yang umum
digunakan pada industri, seperti untuk mengendalikan temperatur, tekanan, aliran,
tinggi muka cairan dan lain-lain.
·         Sistem kendali lingkar terbuka (open loop system) : sistem kendali dimana tidak
terdapat elemen yang mengamati keluaran yang terjadi untuk dibandingkan dengan
masukannya (yang diinginkan), meskipun menggunakan sebuah pengendali
(controller) untuk memperoleh tanggapan yang diinginkan.
·         Sistem kendali lingkar tertutup (closed loop system): sebutan lain dari sistem
kendali dengan umpan balik.

1.3 Sistem Lingkar Terbuka VS Sistem Lingkar Tertutup
Sistem kendali lingkar terbuka menggunakan actuator (actuating device) secara
langsung untuk mengendalikan proses tanpa melalui umpan balik.
Contoh : Sistem kendali suhu ruang
Misalkan di daerah dingin, diinginkan mengatur suhu ruangan dengan menggunakan
pemanas (heater). Pemanas dapat dibuat dari suatu rangkaian listrik yang berintikan
adanya resistor R. Bila resistor R dialiri arus listrik, akan terjadi disipasi daya (I R) 2 , yang menghangatkan ruangan r.

Terlihat bahwa keluaran tidak mempengaruhi masukan. Sistem ini disebut sistem kendali lingkar terbuka. Sistem kendali lingkar tertutup menggunakan pengukuran keluaran (actual response), yang dijadikan umpan balik untuk dibandingkan dengan nilai referensi (desired response), sehingga menghasilkan galat. Dengan galat inilah pengendali dapat memberikan sinyal kendali agar keluaran proses mencapai kondisi yang diinginkan. Dengan contoh yang sama pada sistem lingkar terbuka ditambahkan saklar S yang akan membatasi aliran listrik I. Bila suhu ruangan lebih kecil atau sama dengan suhu yang diinginkan maka saklar harus dalam keadaan tertutup, sehingga arus mengalir dan ruangan menghangat. Bila suhu ruangan lebih besar dari suhu yang diinginkan, maka saklar S harus dibuka untuk memutuskan aliran arus listrik, sehingga ruangan tidak bertambah panas. Untuk itu diperlukan seorang operator yang senantiasa mengamati penunjukkan thermometer T. Operator ini berfungsi sebagai elemen umpan balik dan juga sebagai error detector (bersama-sama dengan saklar S).


Operator berfungsi mengamati keluaran, lalu mengevaluasi (membandingkan
keluaran dan masukannya) dan membangkitkan sinyal penggerak yang akan
menggerakkan sistem sehingga keluaran seperti yang diinginkan. Terlihat bahwa keluaran mempengaruhi masukan (melalui operator). Sistem ini disebut sistem kendali lingkar tertutup. Beberapa istilah yang sering dipakai sebagai berikut.
a. Keluaran sistem merupakan variabel yang diatur (controlled variable).
b. Masukan sistem terdiri dari
·      Masukan komando (command input) = masukan informatif = masukan fiktif,
        yang oleh masukan tranduser diubah (bila perlu) menjadi masukan referensi
    (reference input)
·      Masukan referensi = masukan fisis bersama-sama dengan sinyal umpan balik akan menghasilkan sinyal penggerak (sinyal galat).
c. Sinyal galat merupakan masukan dari pengendali (controller).
d. Masukan kendalian dihasilkan oleh pengendali.
e. Elemen umpan balik mengamati keluaran dan mengumpanbalikkan ke masukan,
yaitu dengan adanya sinyal umpan balik.
Bila hanya saklar S yang dipasang, maka masih diperlukan seorang operator yang
senantiasa harus mengamati penunjukan termometer. Sistem ini meskipun sudah
merupakan sistem kendali lingkar tertutup tetapi masih manual. Dengan menambahkan
sebuah saklar otomatis (saklar bimetal, Sb) yang telah dikalibrasi sesuai dengan suhu yang diinginkan maka bila suhu ruangan lebih kecil atau sama dengan yang diinginkan maka saklar Sb dalam keadaan tertutup dan arus listrik mengalir memanaskan ruangan sedangkan bila suhu ruangan lebih besar dari suhu yang diinginkan maka saklar Sb akan terbuka dan arus listrik terputus. Sistem kendali lingkar tertutup ini sudah bekerja secara otomatis.
Lihat Gambar 1.4 berikut


1.4 Pengelompokan Sistem Kendali
Secara umum sistem kendali dapat dikelompokkan sebagai berikut:
1.4.1 Dengan Manual dan Otomatis
Pengendalian secara manual adalah pengendalian yang dilakukan oleh manusia yang
bertindak sebagai operator sedangkan pengendalian secara otomatis adalah pengendalian yang dilakukan oleh mesin-mesin/peralatan yang bekerja secara otomatis dan operasinya dibawah pengawasan manusia. Contoh pengendalian secara manual banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti pada pengaturan suara radio, televisi, pengaturan cahaya layar televisi, pengaturan aliran air melalui kran dan lain-lain sedangkan pengendalian otomatis banyak ditemui dalam proses industri, pengendalian pesawat terbang, pembangkitan tenaga listrik dan lain-lain.

1.4.2 Jaringan Terbuka dan Jaringan Tertutup
Sistem kendali dengan jaringan tertutup adalah sistem pengendalian dimana besaran
keluaran memberikan efek terhadap besaran masukan sehingga besaran yang dikendalikan dapat dibandingkan terhadap harga yang diinginkan melalui alat pencatat. Selanjutnya perbedaan harga yang terjadi antara besaran yang dikendalikan dan penunjukkan alat pencatat digunakan sebagai koreksi pada gilirannya akan merupakan sasaran pengendalian. Sistem kendali dengan jaringan terbuka adalah sistem pengendalian dimana keluaran tidak memberikan efek terhadap besaran masukan sehingga variabel yang dikendalikan tidak dapat dibandingkan terhadap harga yang diinginkan. Aplikasi sistem jaringan terbuka dan tertutup ditemui dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut : jika seseorang mengendarai mobil maka jalur kecepatan beserta percepatan kendaraan tersebut dapat ditentukan dan dikendalikan oleh pengendara dengan cara mengamati lalu kondisi lalu lintas dan mengendalikan setir, rem dan alat-alat pengendali lainnya. Jika pengendara ingin memelihara kecepatan pada suatu harga yang konstan (sebagai keluaran) maka pengendara dapat mengaturnya melalui pedal percepatan (gas) dan harga ini secara tepat dapat diperoleh dengan mengamati penunjukkan spedometer. Dengan mengamat besarnya keluaran tersebut setiap saat berarti akan diberikan diberikan suatu informasi terhadap masukan (dalam hal ini pengendara dan pedal gas) sehingga jika terjadi penyimpangan terhadap kecepatan, pengendara dapat mengendalikannya kembali ke harga seharusnya. Contoh tersebut merupakan contoh sistem kendali dengan jaringan tertutup dan akan berubah menjadi sistem kendali dengan jaringan terbuka jika kendaraan tersebut tidak dilengkapi dengan speedometer.

1.4.3 Kontinu (analog) dan diskontinu (diskrit)
a. Untuk pengendalian sistem kendali jenis kontinu (analog) ini dapat dibagi menjadi
beberapa bagian yaitu
·         Proporsional. Pada pengendalian proporsional ini dimana keluaran sebanding dengan penyimpangan. Contohnya pengendalian uap melalui katup, pengendalian transmiter tekanan dan lain-lain
·         Integral. Pada pengendalian integral ini dimana keluaran selalu berubah-ubah selama terjadi deviasi dan kecepatan perubahan keluaran tersebut sebanding dengan penyimpangan. Contohnya pengendalian level cairan dalam tangki, pengendalian sistem tekanan dan lain-lain
·         Differensial. Pengendalian integral jarang dipakai secara tersendiri tetapi digabungkan dengan jenis proporsional untuk menghilangkan keragu-raguan jika jenis proporsional ini memerlukan karakteristik yang stabil.

b. Untuk pengendalian sistem kendali jenis diskontinu (diskrit) dapat dibagi menjadi
beberapa bagian :
·         Pengendalian dengan dua posisi. Contohnya relai, termostat, level, saklar ONOFF dan lain-lain.
·         Pengendalian dengan posisi ganda. Contohnya saklar pemilih (selector switch). Keuntungannya cenderung mengurangi osilasi
·         Pengendalian Floating. Posisi yang relatif tidak terbatas, dalam jenis ini, pemindahan energi dapat dilakukan melalui salah satu daripada beberapa kemungkinan yang ada.

1.4.4 Servo dan Regulator
Regulator adalah bentuk lain daripada servo. Istilah ini digunakan untuk menunjukkan sistem dalam keadaan mantap yang konstan untuk sinyal masukan yang konstan. Perbedaan utama adalah bahwa pada regulator diberikan sinyal tambahan sehingga akan menghasilkan keluaran yang berbeda dengan servo. Istilah regulator diperoleh dari pemakaian mula-mula yaitu sebagai pengendali kecepatan dan tegangan.


1.5 Prinsip-Prinsip Disain Sistem Kendali
Persyaratan umum sistem kendali. Setiap sistem kendali harus bersifat stabil. Ini
merupakan persyaratan utama. Di samping kestabilan mutlak, suatu sistem kendali harus mempuyai kestabilan relatif yang layak. Suatu sistem kendali juga harus mampu
memperkecil kesalahan sampai nol atau sampai pada suatu harga yang dapat ditoleransi.

Persoalan dasar dalam disain sistem kendali. Pada kondisi praktis, selalu ada
beberapa gangguan yang bekerja pada plant. Gangguan ini mungkin berasal dari luar atau dari dalam mungkin bersifat acak dan mungkin pula dapat diramalkan. Kendalian harus memperhitungkan setiap gangguan yang akan mempengaruhi variabel keluaran.
Analisis. Analisis sistem kendali adalah penelitian pada kondisi tertentu dimana
performansi sistem yang model matematiknya diketahui.

Disain. Disain sistem kendali adalah proses pencarian suatu sistem yang dapat
menyelesaikan tugas yang diberikan. Pada umumnya prosedur disain tidak diperoleh
secara langsung tetapi memerlukan metoda coba-coba.

Sintesis. Sintesis adalah mencari suatu sistem dengan prosedur langsung yang akan
bekerja menurut cara tertentu. Biasanya prosedur semacam ini bersifat matematis dari awal sampai akhir proses disain.

Pendekatan dasar dalam disain sistem kendali. Pendekatan dasar dalam disain
setiap sistem kendali praktis perlu melibatkan metoda coba-coba. Sintesis sistem kendali linier secara teoritis dapat dilakukan dan secara matematis, desainer dapat menentukan komponen-komponen yang diperlukan untuk mencapai sasaran yang diberikan. Meskipun demikian, dalam praktek mungkin sistem dibatasi oleh beberapa kendala atau sifat nonlinier. Di samping itu, karakteristik komponen mungkin tidak dapat diketahui dengan tepat. Jadi selalu diperlukan prosedur coba-coba.

1.6 Komponen-Komponen Sistem Kendali
Sesuai dengan fungsi pengendalian secara menyeluruh maka komponen-komponen
sistem pengendalian dibagi dalam 4 bahagian yaitu
a.    Sensor dan Transduser
Sensor digunakan sebagai elemen yang langsung mengadakan kontak dengan yang diukur sedangkan transduser berfungsi untuk mengubah besaran fisis yang diukur menjadi besaran fisis lainnya. Pada umumnya adalah mengubah besaran-besaran fisis menjadi besaran listrik seperti tekanan, temperatur, aliran, posisi dan lain-lain.
b.    Error Detector
Mengukur error (kesalahan) yang terjadi antara keluaran aktual dan keluaran yang diingini.
c.    Penggerak
Alat ini berfungsi untuk mengendalikan aliran energi ke sistem yang dikendalikan. Alat ini disebut juga elemen pengendali akhir misalnya motor listrik, katup pengendali, pompa, silinder hidraulik dan lain-lain. Elemen keluaran ini harus mempuyai kemampuan untuk menggerakkan beban ke suatu harga yang diinginkan.
d.    Penguat
Penguat ini terbagi atas 2 bahagian yaitu penguat daya dan penguat tegangan.
Penguat daya dibutuhkan karena hampir dalam semua kejadian daya dari “error detector” tidak cukup kuat untuk menggerakkan elemen keluaran sedangkan penguat tegangan biasanya banyak terdapat pada op-amp. Rangkaian ini dapat melakukan operasi-operasi matematis seperti penjumlahan, integrasi, differensiasi dan lainnya.

1.7 Rangkuman
Sistem kendali telah memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan
ilmu dan teknologi. Peranan sistem kendali meliputi semua bidang kehidupan. Dalam
peralatan, misalnya proses pada industri pesawat terbang, peluru kendali, pesawat ruang angkasa, dan lain-lain. Sedangkan dalam bidang non teknis meliputi bidang biologi, ekonomi, sosial, kedokteran, dan lain-lain. Sistem kendali yang semakin berkembang dapat meningkatkan kinerja sistem, kualitas produksi, dan menekan biaya produksi. Sistem kendali dapat dikatakan sebagai hubungan antara komponen yang membentuk sebuah konfigurasi sistem, yang akan menghasilkan tanggapan sistem yang diharapkan. Jadi harus ada yang dikendalikan, yang merupakan suatu sistem fisis, yang biasa disebut dengan kendalian. Masukan dan keluaran merupakan variabel atau besaran fisis. Keluaran merupakan hal yang dihasilkan oleh kendalian, artinya yang dikendalikan, sedangkan masukan adalah yang mempengaruhi kendalian, yang mengatur keluaran. Kedua dimensi masukan dan keluaran tidak harus sama.


Senin, 16 Maret 2015

SISTEM OPERASI : PROGRAM KOMPUTER

1.  Sebutkan dua fungsi utama sistem operasi ? 
Jawab:
a. Sebagai Extended Machine (Virtual Machine)
• Menyembunyikan kompleksitas pemrograman hardware dari programmer atau user.
• Menyajikan fasilitas yang lebih mudah dan sederhana untuk menggunakan hardware.

b. Sebagai Resource Manager
• Mengatur dan mengefisienkan penggunaan sumber daya komputer (computer resources)
• Tugas utamanya : memantau penggunaan semua resources, menerapkan aturan (policy), mengalokasikan resources yang diminta, mengambil kembali (dealokasi) resource.

2.   Apa yang dimaksud dengan multiprogramming ? Berikan dua alasan diadakannya multiprogramming ! 
Jawab:
    Multiprogramming adalah kegiatan menjalankan beberapa program pada memori pada satu waktu.
2 Alasan diadakannya multiprogramming yaitu:
- Dengan multiprogramming, beberapa tugas disimpan dalam memori dalam satu waktu
- Dengan multiprogramming, CPU digunakan secara bergantian sehingga menambah utilisasi CPU dan mengurangi total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut.
- meningkatkan kemampuan komputer dengan melampaui batas operasi (overlap) CPU dan I/O dalam satu mesin.

3.   Apa yang dimaksud dengan spooling? Apakah anda menganggap personal komputer harus memiliki spooling sebagai standar dasar di masa yang akan datang? 
Jawab:
     Spooling adalah proses yang sangat berguna saat berurusan dengan perangkat M/K dalam system multiprogram. Sebuah spool adalah sebuah buffer yang menyimpan keluaran untuk sebuah perangkat yang tidak dapat menerima interleaved data streams. Salah satu perangkat spool yang paling umum adalah printer. Printer hanya dapat melayani satu pekerjaan pada waktu tertentu, namun beberapa aplikasi dapat meminta printer untuk mencetak.
     Spooling memungkinkan keluaran mereka tercetak satu per satu, tidak tercampur. Untuk mencetak sebuah berkas, pertama-tama sebuah proses mengeneralisasi berkas secara keseluruhan untuk di cetak dan ditempatkan pada spooling directory. Sistem operasi akan menyelesaikan masalah ini dengan meng-intercept semua keluaran kepada printer. Tiap keluaran aplikasi sudah di-spooled ke disk berkas yang berbeda. Ketika sebuah aplikasi selesai mencetak, sistem spooling akan melanjutkan ke antrian berikutnya. Di dalam beberapa sistem operasi, spooling ditangani oleh sebuah sistem proses daemon. Pada sistem operasi yang lain, sistem ini ditangani oleh in-kernel thread. Pada kedua penanganan tersebut, sistem operasi menyediakan antarmuka kontrol yang membuat users and sistem administrator dapat menampilkan antrian tersebut, untuk mengenyahkan antrian-antrian yang tidak diinginkan sebelum mulai dicetak.
Menurut pendapat saya setiap personal komputer diharuskan memiliki spooling karena manfaat dari spooling dapat mengantur antrian program yang dijalankan sehingga tidak terjadi tumpukan.

4.   Pada awal perkembangan komputer, setiap byte data yang dibaca atau yang ditulis ditangani oleh CPU (tidak ada DMA-Direct Memory Access). Apa implikasinya struktur seperti ini terhadap konsep multiprogramming. 
Jawab :
    Multiprogramming dan sistem time-sharing meningkatkan kemampuan komputer dengan melampaui batas operasi ( overlap ) CPU dan I/O dalam satu mesin. Hal seperti itu memerlukan perpindahan data antara CPU dan alat I/O, ditangani baik dengan polling atau interrupt-driven akses ke I/O port , atau dengan perpindahan DMA. Agar komputer dapat menjalankan suatu program, maka program tersebut harus berada di memori utama (main memory). Memori utama adalah satu-satunya tempat penyimpanan yang besar yang dapat diakses secara langsung oleh prosessor, merupakan suatu array dari word atau byte, yang mempunyai ukuran ratusan sampai jutaan ribu. Setiap word memiliki alamatnya sendiri. memori utama adalah empat penyimpanan yang volatile, dimana isinya hilang bila sumber energinya ( energi listrik ) dimatikan.

5.   Mengapa timesharing tidak tersebar luas pada generasi ke-2 komputer ?
Jawab:
     Karena Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

6.   Instruksi-instruksi manakah yang diperbolehkan dalam Mode Kernel :
      Jawab:
c. Set the time-of-day clock.

7. Sebutkan beberapa perbedaan sistem operasi pada personal komputer dengan sistem operasi pada mainframe!
Jawab:
      Perbedaan:
Komputer Personal adalah mikrokomputer yang dianggap lebih kecil dan lebih murah dibandingkan komputer mainframe. Sistem operasi untuk komputer-komputer seperti ini diuntungkan oleh pengembangan sistem operasi untuk komputer mainframe dalam beberapa hal. Namun, semenjak penggunaan komputer untuk keperluan pribadi, maka utilisasi CPU tidak lagi menjadi perhatian utama. Karena itu, beberapa desain untuk komputer mainframe tidak cocok untuk sistem yang lebih kecil
8.   Bagaimana secara umum sistem operasi memberitahukan kepada direktori kerja apakah path name untuk sebuah file adalah absolute atau relative? 
Jawab:
     Untuk memberitahukan kepada direktori kerja apakah path name sebuah file absolute atau relative yaitu jika absolut path dengan menuliskan lintasan sebuah berkas mulai dari root direktori sampai keberadaan sebuah berkas yang dituju. Sedangkan relatif path yaitu menuliskan lintasan sebuah berkas mulai dari direktori saat ini (direktori yang sedang diakses pengguna) sampai keberadaan sebuah berkas yang dituju. Contoh jika kita sedang berada pada direktori Tg4, maka penulisan lintasan/path dari berkas Tes yaitu untuk relatif path yaitu “../Tg4/Tes” sedangkan absolut path yaitu “/OS/Tugas/Tg4/Tes.

9.   Mengapa shell bukan bagian dari sistem operasi ? 
Jawab:
     Shell bukan merupakan bagian dari sistem operasi karena shell hanya sebagai instruksi pembaca program dan hanya merupakan Unix command interpreter yaitu program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya. Command-Interpreter sangat bervariasi dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain dan disesuaikan dengan tujuan dan teknologi perangkat Masukan/Keluaran.

10. Berikan sebuah contoh bagaimana mekanisme dan kebijaksanaan bisa terpisah dengan baik dari pejadwalan. Buat sebuah mekanisme yang bisa mengijinkan sebuah parent process untuk mengontrol kebijaksanaan penjadwalan children. 
Jawab :
     Saat komputer berjalan, terdapat banyak proses yang berjalan secara bersamaan. Sebuah proses dibuat melalui system call create-process membentuk proses turunan (child process) yang dilakukan oleh proses induk parent process. Proses turunan tersebut juga mampu membuat proses baru sehingga kesemua proses-proses ini pada akhirnya membentuk pohon proses. Contoh mekanisme yang bisa mengijinkan sebuah parent process untuk mengontrol kebijaksanaan penjadwalan children yaitu : Ketika sebuah proses dibuat maka proses tersebut dapat memperoleh sumber-daya seperti waktu CPU, memori, berkas atau perangkat M/K. Sumber daya ini dapat diperoleh langsung dari Sistem Operasi, dari Proses Induk yang membagi-bagikan sumber daya kepada setiap proses turunannnya, atau proses turunan dan proses induk berbagi sumber-daya yang diberikan Sistem Operasi.

11. Model Client-Server tekenal didalam distributed systems. Dapatkah juga digunakan dalam sistem komputer tunggal ? 
Jawab :
     Model Client – server adalah suatu arsitektur dimana sumber daya server menyediakan komputasi untuk banyak komponen client. Client dapat mengakses satu server atau multiple server. Model Client – server bisa berjalan pada mesin yg sama atau berbeda, ditulis dalam berbagai bahasa dan menggunakan sistem operasi yang berbeda. Secara umum model Client – Server adalah arsitektur jaringan aplikasi yang memisahkan klien dari server (umumnya GUI). Setiap satuan perangkat lunak klien berhubungan dengan perangkat lunak server. Model Client – server adalah arsitektur berskala dimana setiap komputer atau proses pada jaringan berperan sebagai klien atau server. Sehingga penggunaan untuk komputer tunggal tidaklah memungkinkan karena dalam model Client – server minimal terdapat 2 komputer yang digunakan sebagai client dan server.

12. Mengapa proses tabel membutuhkan sistem timesharing? Apakah hal ini juga dibutuhkan dalam system personal computer yang pada suatu saat hanya terdapat satu proses yang sedang bekerja dan mengambil alih mesin sampai proses tersebut selesai ? 
Jawab :
     Proses tabel membutuhkan sistem timesharing karena dengan adanya timesharing dapat dilakukan kegiatan secara bersamaan, hal ini juga dibutuhkan oleh system personal computer karena sistem pengoperasian komputer dapat dipakai oleh beberapa pengguna pada waktu yang bersamaan. Meskipun sebenarnya para pengguna tersebut dilayani oleh komputer secara bergiliran, namun kecepatan komputer membuat seolah-olah mereka dilayani bersama-sama.

13. Apa perbedaan mendasar diantara blok special file dan character special file.
     Jawab:
     a) Block special file : Merupakan file special dimana transfer data dilakukan perblock contohnya adalah file harddisk, cdrom, floppy dan lain-lain yang biasanya merupakan media penyimpanan.
     b) Character special file : Merupakan file special dimana transfer data dilakukan perkarakter. Contoh filenya adalah mouse.